| Relawan Nusantara PTPN I – VII Adakan Simulasi Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution saat membuka simulasi SAR selaku Pembina Relawan Nusantara mengingatkan, setiap relawan harus memiliki sikap ikhlas dalam melaksanakan tugas kemanusiaan. Jika tidak, maka tugas yang diemban hanya akan sia-sia. Pembentukan Relawan Nusantara yang secara organisatoris merupakan tim SAR-nya PTPN I – PTPN VII itu, bukanlah untuk gagah-gagahan. Melainkan untuk menjalankan misi kemanusiaan. Dikatakan, simulasi yang dilaksanakan itu bertujuan mereview pelatihan SAR yang sudah diselenggarakan pada 20-22 September 2011 lalu. Dalam simulasi tersebut, para relawan juga didukung tim darat. Terdiri tim medis, armada ambulance, dan tenda pelayanan kesehatan. Pada simulasi tersebut, para relawan yang hadir dari PTPN II – PTPN IV. Mereka memeragakan pertolongan bagi korban bencana yang terdampar di seberang sungai. Sebelum mengevakuasi korban dengan perahu karet, tim juga memberikan tindakan pertolongan pertama untuk korban pinsan, patah tulang, dan luka-luka lainnya. Di hadapan sejumlah Direksi PTPN II, III, IV, para Kepala Bagian, dan Kepala Urusan, Bhatara mengungkapkan, pada latihan di Namu Sirasira, Langkat tiga bulan sebelumnya, tim sudah menerima pembekalan secara teknik. Pada simulasi itulah mereka langsung mempraktekkannya. Saat menolong korban bencana, secara individual masing-masing memiliki tingkat emosional berbeda. Karena itu, emosional tersebut harus disatukan secara tim. Dalam kerjasama tim, yang utama adalah sikap emosional yang satu untuk semua dan semua untuk satu. Sehingga visi kemanusiaan bisa dicapai, imbuhnya. Kepada segenap anggota relawan, diharapkan dapat memanfaatkan simulasi itu untuk lebih meningkatkan keterampilan. Sebab dalam penanggulangan bencana, tentu medan yang akan dihadapi tidak mudah. Bhatara juga berharap, kesinambungan latihan dan simulasi Relawan Nusantara dapat terjadwal dengan baik. Yang akhirnya, karena kawasan Sumut demikian rentan bencana, sehingga tim siap diterjunkan dalam mengemban misi kemanusiaan. |